Mungkin sedikit dari kita yang terbiasa berpergian. Karena waktu kita dalam sehari saja sudah banyak tersita oleh rutinitas kita. Keluar dari rutinitas kita, mungkin ada beberapa hal dimana kita berpergian, misal menjenguk sanak saudara di luar kota.
Apakah hal tersebut masuk ke dalam travelling? Pernahkah diri anda sendiri bertanya apakah aku pernah travelling? Sebenarnya banyak arti dari travelling. Namun masih tak keluar dari garis besarnya yaitu berpergian. Bisa setahun sekali, setahun dua kali, bahkan ada yang sehari - hari. Definisi travelling bisa bermacam - macam sesuai orang yang melakukannya. Cari arti konkritnya? Pasti ada, di wikipedia.com mungkin ada.
Menurut saya, travelling itu berarti "travel" yaitu berpindah dari suatu tempat ke tempat lain. Namun, apakah kita pergi ke sekolah, ke kantor, bahkan ke pasar termasuk travelling? Bisa saja. Bagaimana jika sekarang saya di Jogja, sementara saya ingin mengunjungi Pasar Tanah Abang di Jakarta. Emm, mungkin bisa ditarik kesimpulan. Travelling adalah berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dengan tujuan tertentu.
ref: http://travel.spotcoolstuff.com/
ref: http://travel.spotcoolstuff.com/
Wah, mau bahas arti travelling malah muter - muter tidak ada akhirnya. Ya itulah arti travelling, anda tahu sendiri di pikiran anda. Namun, mungkin yang akan saya bahas di blog ini tentang travelling dengan jarak yang jauh untuk mendapatkan sesuatu yang baru yaitu pengalaman yang mengesankan.
Di atas sempat disebutkan, travelling mempunyai tujuan tertentu. Jadi, bisa disimpulkan jika kita ingin travelling kita harus memiliki sebuah tujuan. Hal yang pertama kita lakukan adalah menentukan sebuah tujuan. Seperti "Setelah melihat foto di internet saya ingin sekali berkunjung ke tempat itu". Tujuan di otak sudah tertuliskan, langsung saja menuju tujuan tempat yang real. Kita berhak menentukan tujuan dengan bebas. Karena dibalik sesuatu yang belum kita ketahui, pasti ada banyak hal yang kita dapat. Satu yang perlu dicatat dari satu travelling ke travelling lainnya. "Jangan pernah mengulangi kesalahan yang sama". Bagaimana cara mencegahnya? Padahal kita belum pernah menginjakkan kaki di tempat baru tersebut.
1. Cari info dan referensi sebanyak - banyaknya tentang tempat yang akan kita tuju.
Internet dan buku mungkin sumber referensi yang paling mudah kita temui. Namun, terkadang akan lebih berbobot jika kita menemui sumber dari orang secara langsung. Yang menjadi perbedaan adalah waktu terjadinya. Pastikan kita mendapatkan referensi yang valid dan terupdate.
2. Persiapkan semua hal yang diperlukan sesuai dengan survei kita sebelumnya.
Mulai dari peralatan - peralatan kecil, budget, makanan, dan kenalan. Bahkan kenalan pun bisa sangat penting. Jika kita bisa menemukan orang yang sudah kita kenal dan kita percaya. Berkuranglah resiko negatif yang menghantui kita.
3. Bangun mental yang baik
Dengan tujuan yang baik, pasti kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik.
4. Selalu catat dan dokumentasikan perjalanan.
Semua makhluk hidup pasti diciptakan dengan keterbatasan. Tak mungkin kita mengingat - ingat semua hal yang kita temui. Mencatat dan mendokumentasikan perjalanan adalah hal yang paling berharga dari sebuah travelling. Dari situlah kita menjadikan perjalanan kita penuh dengan pengalaman, pengetahuan, dan pelajaran.
